Di Timur99, kisah Pohon Maja disajikan sebagai hiburan gaya yang ringan—seperti permainan pengetahuan yang mengajak pembaca menyusuri asal-usul sebuah nama besar: Majapahit. Cerita ini berangkat dari masa ketika Raden Wijaya mulai menata wilayah dan membagikan hutan di dekat Sungai Brantas kepada para pengikutnya untuk dibuka.
Saat pembukaan hutan berlangsung, ada momen sederhana yang kemudian menjadi titik penting: salah satu pengikut mencicipi buah maja yang tumbuh di sana. Rasa buahnya ternyata sangat pahit. Dari kejadian kecil itulah lahir simbol yang mudah diingat—“maja” dan “pahit”—yang kemudian menyatu menjadi nama Majapahit.
Menariknya, kisah ini menunjukkan bagaimana sesuatu yang tampak sepele bisa berubah menjadi penanda sejarah. Buah maja bukan hanya buah biasa dalam cerita, melainkan simbol yang merekam momen awal terbentuknya identitas kerajaan. Karena itu, cerita Pohon Maja sering diceritakan kembali sebagai pengantar yang membantu orang mengingat asal-usul Majapahit.
Untuk pembaca yang suka gaya bacaan cepat, kamu bisa menjadikannya permainan ringkas: ingat 4 hal—siapa (Raden Wijaya), di mana (dekat Brantas), apa yang terjadi (buah maja pahit), dan hasilnya (asal nama Majapahit). Dengan begitu, cerita tetap terasa mengalir, mudah dipahami, dan “nempel” di ingatan.